Thursday, 2 April 2015

XII IPS 3 th Pelajaran 2014 / 2015

KESAN-KESAN SELAMA DI IPS 3


Ketika kelas 11 ips 3 kami tau wali kelas yang paling baik,sabar,penyayang,lembut,tidak pernah marah dan selalu menasihati itu adalah siapa lagi kalo bukan Bu Jumiati tersayang. Hari sabtu tepatnya kami bagi rapor dan di hari itulah kami tau beliau bukan lagi wali kelas kami. 2 minggu setelah perpisahan kami dengan beliau kami masuk ke kelas yang baru yaitu kelas 12 ips 3 . Kami awalnya berharap Bu Jumiati menjadi wali kelas kami lagi. Tetapi yang kami tak sangka wali kelasnya itu adalah Bu Nunung ( OMG HELLLOOOOOOOOOO ) . Guys lo tau kan bu nunung itu nyebelin bangettt dehhhhh !!!!!!
Awalnya biasa aja sih tapi lama kelamaan baru kerasa ga enaknyaa tuh yaa tau gak kayak makan nasi pakai sambel 20 kg ga pakai terasi , tau kan guys gimana rasanya gaaa enaaaaakkkk buuuaaaangggggeeeettttttt !!
Kita tu ga bisa ngapa ngapain di kelas, kita itu serasa kayak anak pesantren di asrama yg harus tepat waktu buat belajar terus harus disiplin harus nurut kata guru dan bla bla bla. Aisssss lu tau kan guys gimana ga enaknya sama wali kelas kayak bu nunung. Kami tau jam kosong itu udah biasa dan tradisi banget kalo di kelas. Kami bosen kalo harus di kelas terus dan ga pernah mau masuk, kami tau kelas kami anaknya nakal nakal banget, susah dibilang, susah di atur, kayak anak TK, ga mandiri pokoknya ancur banget deh gilaaaaakkkk ??!! waktu jam kosong kami tuu selalu main kartu, dandan, nonton film, tidur ngorok,suka bolos ke kantin bahkan ada yang bolos sekolah. Ahh itu mah biasa aja asal jangan ada yang tawuran aja yaaa wkwkwkwk.
Kami selalu di tegur sama bu nunung, nahh di situlah kami makin ga suka sama ibu. Salah dikit ga boleh salah dikit ga boleh, apa apa selalu aja salah.
Waktu sumpah pemuda tanggal 28 oktober 2014 kemaren itu, kami latihan mati matian buat keinginan bu nunung. Sumpah ya semuanya pada ngeluh, latihannya keras banget, capek banget pokoknya dan bla bla bla . ditambah yang cowoknya susah diatur lagi serasa kayak ngurus anak TK yang berada di seluruh kota Sekadau wkwkwk( lebay ah ).
Dan kami sadar sesuatu hal. Ibu nunung keras kepada kami karena dia sayang kepada kami dia peduli sama kami. Waktu hari sumpah pemuda terutama kerasa banget kalo beliau peduli sama kami. Beliau yang mencari video gerakan yel yel buat kami, ibu yang menyumbangkan alat alat musik buat yel yel kami. Bahkan ketika latihan ibu juga membelikan kami air dan cemilan buat kami makan ketika istirahat latihan buat lomba nanti. Ibu kami tau engkau sangat peduli kepada kami, engkau sayang kami, engkau selalu menginginkan yang terbaik untuk kami. Kami tau yang selama ini engkau lakukan hanya buat masa depan kami kelak. Terima kasih ibu jasa engkau selalu kami ingat. Dan selalu kami jadikan keteladanan untuk kami mencapai kesuksesan.
PANCINYA IKHLASIN AJA YA BU, KAMI UDAH GA ADA DUIT LAGI HAHAHAAH
JAWABAN DARI BU NUNUNG
Anak-anakku sayang di XII IPS 3,
Sungguh...kata2 terakhir dalam surat kalian membuat ibu terharu hingga menangis berurai air mata. Dengan surat ini, semoga kalian tau apa yang selama ini ibu rasakan...
Sejak pertama ibu menjadi wali kelas kalian, ibu sudah was-was, apakah ibu bisa seperti wali kelas kalian sebelumnya, Ibu Jumiati yang baik, sabar, penyayang dan tidak pernah marah. Ibu tahu kalian sangat menyayangi beliau.. Itu pula yang kemudian menjadi tanda tanya besar bagi ibu apakah ibu bisa menjadi pembimbing,menjadi panutan, sekaligus menjadi orang tua yang bagi kalian di sekolah. Apalagi konon XII IPS3 penuh dengan aneka makhluq “destroyer” yang waduuuuuuh.... kalau boleh teriak, ibu akan teriak sekencang-kencangnya... Aaaaaaaaaaaa....!!! (lebay jg... ^_^)
Ibu sadar betul.. mengemban amanah sebagai seorang guru dan wali kelas yang disayang dan dicintai siswa siswinya sangat tidak mudah.
Kalau mau memakai “jalan tol” sebenarnya mudah saja untuk menjadi guru yang disukai dan disayangi murid-muridnya. Yaitu dengan cara memberikan nilai yang selalu tinggi, tanpa banyak tugas dan PR,dengan memberikan soal-soal ulangan yang mudah,jika ada siswa yang main kartu pura-pura tidak melihat,membiarkan siswa pada saat jam kosong nonton video, jarang masuk kelas sehingga memberikan kesempatan anak untuk happy-happy..atau kalau masuk kelas hanya ngobrol ngalor ngidul dengan siswa ... dijamiiin...semua siswa akan suka... hehe Tapi bagaimana dengan pertanggungjawaban ibu dengan yang di Atas? Sediiiiih....
Anak-anakku sayang... untuk itulah..Ibu bertekad untuk mengajak kalian anak-anakku untuk berubah dalam bersikap dan berperilaku ..meskipun taruhannya besar, yaitu tidak mendapatkan tempat dihati kalian... hiks... sedih... Ini karena ibu yakin, mengubah karakter seseorang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dan mana ada siih...orang yang suka diatur-atur..?
Selain itu,Ibu juga ingin mengajak kalian untuk membuktikan bahwa dengan etos kerja yang tinggi, maka kita bisa memperoleh apa yang kita inginkan.
Kalian tentu ingat betapa kalian harus latihan dengan keras untuk meraih kejuaraan dalam peringatan Sumpah Pemuda. Dan terbukti kita memperoleh juara umum kan? Hampir di setiap cabang lomba kalian memperoleh kemenangan anak-anakku... ternyata kalian bukanlah anak-anak “destroyer” seperti yang ibu pikirkan... kalian adalah anak-anak yang kreatif, pintar dan mau bekerja keras dan kompak. Apakah kalian juga ingat bahwa kekompakan kita membuat iri kelas lain?
Kalian pasti tidak tau anak-anakku... pada saat pengumuman kejuaraan tersebut.. ibu memalingkan muka sejenak untuk menghapus air mata yang tak terasa mengalir... Ibu bangga.. kerja keras kalian membuahkan hasil... ternyata kalian bisa memperoleh kejuaraan yang sebelumnya di kelas XI tidak pernah kalian miliki.
Sebenarnya essensinya bukan terletak pada juara atau tidaknya..tetapi pada kerja keras dan motivasi yang tinggi untuk berjuang. Jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraih mimpi... maka mimpi-mimpi itu akan menjadi kenyataan... Ah...kelak dikemudian hari, kalian akan makin menyadari hal ini...
Akhirnya... selesai sudah tugas ibu menjadi wali kelas kalian.. sebagai wali kelas.. ibu minta maaf jika selama ibu menjadi wali kelas, ibu kurang sabar dalam menghadapi kalian dan terlalu banyak menuntut.
Namun seandainya kalian tau, apa yang ibu lakukan semata-mata agar kalian lebih disiplin dan memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar dan memiliki karakter yang lebih baik...
Kelak di suatu masa... Ibu akan merasa sangat bangga saat bertemu dengan kalian,ternyata kalian sudah menjadi orang2 sukses yang dapat memberikan manfaat untuk banyak orang... Dengan bangga Ibu akan sampaikan ke banyak orang jika kalian adalah anak didik Ibu... Kebanggaan seorang guru hanyalah pada saat melihat anak-anak didiknya berhasil meraih impiannya....
Anak-anakku...Kesuksesan kalian adalah kebanggaan buat ibu
Jika kalian tidak bisa menjadi cemara yang tegak diatas bukit,
Jadilah belukar, tapi belukar yang terbaik
Jika tidak bisa menjadi belukar,
Jadilah ilalang, tapi ilalang yang terbaik
Jika tidak bisa menjadi ilalang,
jadilah jalan kecil..
Yang membawa orang
menuju mata air
iya.... pancinya saya ikhlasin...
pakai uangnya untuk hal yang lebih bermanfaat...
Salam sayang
Bu Nunung






1 comments:

Fery Mursyidan Baldan said...

terharu baca postingan ini, semoga sapa yg telah bu nunung sampaikan bisa menjadi cerminan untuk setiap siswa/siswa SMAN 1..saya bangga menjadi alumni..

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons